Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Tuesday, September 22, 2015

CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG PROFESIONAL UNTUK FRESH GRADUATE

contoh surat lamaran kerja bagi yang fresh graduate/ belum pengalaman/ belum bekerja/ baru lulus kuliah

SUDAHKERJA.COM - Mengirim surat lamaran merupakan salah satu elemen penting untuk bisa diterima dalam suatu pekerjaan. Kalau boleh dibilang surat lamaran itu seperti representasi mengenai diri anda secara tidak langsung di hadapan perusahaan.



contoh-surat-lamaran-kerja-yang-profesional-untuk-fresh-graduate
sumber gambar: acuhasu.wordpress.com
Banyak juga yang berkata bahwa surat lamaran itu seperti seseorang yang menawarkan/ menjual dirinya untuk bisa digunakan oleh suatu perusahaan. Kata menawarkan dan menjual diri dalam konteks surat lamaran agak mirip-mirip seperti PSK.

Bedanya kalau PSK menjual tubuhnya sedangkan anda menjual kemampuan dan keahlian yang anda miliki untuk digunakan sebagai senjata dalam memajukan suatu perusahaan.


Nah semoga sampai disini anda dapat mengerti betapa pentingnya surat lamaran yang akan anda kirimkan ke suatu perusahaan.


Bagi anda yang fresh graduate atau belum pernah bekerja maka ada hal minus/ kekurangan yang dapat membuat pertimbangan perusahaan sedikit menurun pada anda. Hal ini dikarenakan karena anda belum memiliki pengalaman kerja.



Yuk, bergabung bersama sudahkerja dengan cara sebagai berikut:
Like fanspage sudahkerjaJoin twitter sudahkerja


Tapi tenang, anda bisa menutupi kekurangan tersebut dengan menonjolkan hal lain yang dapat anda gunakan sebagai senjata pemikat untuk menarik perusahaan terhadap diri anda.


Oke tidak perlu berlama-lama, berikut ini salah satu contoh surat lamaran yang bisa anda gunakan bagi anda yang fresh graduate atau belum pernah bekerja di suatu tempat usaha.



CONTOH SURAT LAMARAN KERJA UNTUK FRESH GRADUATE

Mario Cuevas
Jl. S. Parman No. 3 RT. 4
Kel. Mojang Kec. Haedi, Bandung 10244
0812-4567-890/ mariocuevas@email.com

22 September 2014


Bpk. Tony Fergie, Kepala Personalia

PT. SudahKerja Tbk
Jl. Kesuksesan No.1 RT.1
Kel. Berhasil, Kec. Luarbiasa
Jakarta, 777999

Bpk. Tony yang terhormat


Saya merupakan lulusan ITB Teknik Mesin dan sangat berharap dapat menerapkan ilmu yang telah saya pelajari sebagai Mechanical Engineering pada perusahaan otomotif berbasis IT ternama di dunia yaitu PT. SudahKerja Tbk.


Pada halaman selanjutnya saya lampirkan CV dan berkas lainnya untuk menjadi bahan pertimbangan anda. Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih untuk waktu kesediannya.


Semua perusahaan terkemuka pasti tahu bahwa ITB merupakan perguruan terbaik di Indonesia dan berada pada peringkat 100 sebagai universitas terbaik di dunia. Berdasarkan informasi yang sudah saya selidiki bahwa PT. Sudahkerja Tbk terdapat divisi Robotika. Saya sangat tertarik untuk bisa bekerja pada divisi ini. Saya dapat menawarkan pada perusahaan ini beberapa hal sebagai berikut:


- Sarjana Teknik Mesin dengan IPK 3.67 dan telah menyelesaikan skripsi mengenai "Analisa Sensivitas Sensor Tekanan Udara Pada Mobil 4000 CC Menggunakan Mirokontroler AT 0000".

- Seseorang yang telah menyelesaikan praktek kerja lapangan di PT. Astra International Tbk.
- Seseorang yang disiplin, cekatan, jujur, bertanggung jawab dan juga berintegritas tinggi.

Saya memiliki beberapa referensi yang kuat yang dapat mendukung surat lamaran saya. Saya ingin sekali berbicara lebih jauh pada anda dalam sesi wawancara untuk memperlihatan minat dan bakat saya.


Sekali lagi saya ucapkan terima kasih untuk kesediaan Bapak. Saya sangat menantikan kesempatan untuk bisa melakukan sesi wawancara dengan anda dalam waktu dekat ini.


Hormat saya,


Mario Cuevas



Baca juga:

Pertanyaan cerdas saat diberi kesempatan bertanya dalam sesi wawancara
10 tips sukses wawancara dengan direksi
Cara simple mengusir rasa gugup saat wawancara kerja

Peraturan penting yang harus anda ingat adalah jangan membuat surat lamaran yang terlalu panjang seperti sedang membuat novel. Maksimal hanya 2 lembar tidak ada toleransi. Kalau cuma 1 lembar bagaimana? Itu juga lebih baik tapi harus memuat semua informasi penting yang bisa menjual keahlian dan kemampuan diri anda.


Oh iya! Satu hal lagi, kemungkinan kamu bakal dipanggil wawancara sangat besar bila surat lamaran kamu dalam bahasa Inggris.


Semoga sukses dan salam "SUDAH KERJA"!
·

Thursday, September 17, 2015

KARYAWAN SEHARUSNYA MULAI KERJA PUKUL 10.00 PAGI?

karyawan seharusnya mulai kerja pukul 10.00 pagi?, career guide, tips kerja

SUDAHKERJA.COM - Kebanyakan kegiatan perkantoran baik itu instansi negeri maupun swasta akan dimulai pada pukul 09.00 pagi dan berakhir pada pukul 17.00 sore. Namun baru-baru ini, seorang pakar Universitas Oxford, Inggris menyebutkan bahwa jam kantor ideal dimulai pada pukul 10.00 untuk menyesuaikan dengan jam tubuh seperti dikutip dalam surat kabar Daily Telegraph.


Para karyawan yang memulai kerja sebelum jam 10.00 biasanya cenderung lebih mudah sakit, mengalami stres, dan kelelahan. Dr Paul Kelley mengatakan bahwa sangat diperlukan perubahan fundamental pada masyarakat untuk menyesuaikan antara jam sekolah dan jam kantor dengan jam tubuh manusia.

karyawan-seharusnya-mulai-kerja-jam-sepuluh-pagi
Karyawan Seharusnya Mulai Kerja Pukul 10.00 Pagi?
via theglobeandmail.com

KARYAWAN SEHARUSNYA MULAI KERJA PUKUL 10.00 PAGI?

Para peneliti menunjukkan bahwa anak-anak yang berusia 10 tahun baru bisa fokus dalam mengerjakan tugas-tugas akademik setelah pukul 08.30. Untuk remaja berusia 16 tahun sebaiknya memulai kegiatan pendidikan pada pukul 10.00 untuk mendapatkan prestasi akademik terbaik. Kemudian untuk mahasiswa, jam ideal untuk memulai perkuliahan adalah pada pukul 11.00.

Sementara itu, untuk orang dewasa sampai dengan usia 55 tahun, jam tubuh sebenarnya tidak cocok dengan ritme pola kerja yang dimulai pada pukul 08.00 atau 09.00 pagi dan berakhir pada pukul 17.00. Jika dipaksakan, pola ini dapat menjadi ancaman yang sangat serius terhadap suasana hati, kinerja, bahkan kesehatan mental orang tersebut.


Disebutkan juga oleh Dr Paul Kelley yang merupakan pakar dari Universitas Oxford, bahwa jam 09.00 terlalu pagi untuk memulai kerja. Sebagian besar karyawan akan kurang tidur dan akan berdampak buruk terhadap sistem tubuh kita karena hal tersebut mempengaruhi sistem kinerja fisik dan mental. Ditambahkan pula oleh Dr Paul Kelley bahwa jantung dan hati kita memiliki pola yang berbeda dan dengan masuk pada pukul 09.00 pagi hanya akan membuat organ tubuh ini memulai kerja dua atau tiga jam lebih awal.

Jadi, pukul berapa anda masuk kerja setiap harinya? Yang paling penting, jaga terus kesehatan anda supaya kegiatan anda sehari-hari tidak terganggu nantinya. Salam Sukses!

Baca Juga:


Tips Bagaimana Menyikapi Kritik yang Pedas dari Atasan


10 Tips Cara Membangun Hubungan yang Baik dengan Atasan


Hati-hati! Akun Media Sosial Ternyata Berpengaruh pada Hasil Seleksi Kerja!
·

TIPS BAGAIMANA MENYIKAPI KRITIK YANG PEDAS DARI ATASAN

tips bagaimana menyikapi kritik yang pedas dari atasan, tips karir, tips kerja, tips di tempat kerja, career guide

SUDAHKERJA.COM - Tidak jarang ketika kita telah bersusah-payah menyelesaikan suatu tugas yang diberikan atasan, tetapi malah diberikan kritik yang tidak menyenangkan. Sebelum anda mendongkol akibat kritik tersebut, ada baiknya anda belajar bagaimana cara menerima kritik dengan rasa syukur terutama saat sedang bekerja. Memang akan sangat sulit rasanya mengendalikan emosi saat begitu banyak hal-hal yang harus diperbaiki setelah kritik habis-habisan dari sang atasan. Namun, coba lihat dari sisi positifnya, atasan hanya mencoba membantu dan memberi nasihat. Berikut ini, SUDAHKERJA.COM akan memberikan tips bermanfaat mengenai CARA MENERIMA KRITIK SAAT BEKERJA.
tips-menyikapi-kritik-dari-atasan
Tips Menyikapi Kritik dari Atasan via i.huffpost.com

CARA MENERIMA KRITIK SAAT BEKERJA

1. TETAP TENANG

Salah satu hal terbaik yang bisa anda lakukan setelah mendapatkan kritik dari atasan anda adalah bersikap tetap tenang. Tundalah reaksi pertama anda seperti membangun benteng pertahanan atau membela diri. Dengarkan terlebih dahulu apa yang ia katakan hingga selesai. Luangkan waktu sebentar sebelum anda bereaksi. Ambil nafas dalam-dalam, dimana hal ini akan membantu anda berpikir jernih daripada mengeluarkan emosi yang malah hanya memperburuk keadaan.

2. BERPIKIR POSITIF

Bersikap positif benar-benar akan mengubah perspektif anda terhadap banyak hal. Setelah bersikap tenang seperti yang dijelaskan pada point pertama, anda dapat menyikapi kritik tersebut dengan berpikir positif dan logis. Tidak seperti kebanyakan orang yang malah akan mengeluarkan emosi mereka, dengan berpikir positif orang-orang di sekitar anda malah akan mengagumi sikap anda. Tentu saja dengan berpikir positif akan mengurangi campur-aduk antara perasaan pribadi dengan profesionalitas kerja.

3. MENGAKUI KESALAHAN ANDA

Jika memang kesalahan nyatanya terdapat pada pihak anda, anda harus berani mengakui kesalahan dan mengambil tanggung jawab atas tindakan anda. Kemudian cobalah untuk memperbaiki dan jangan menyalahkan orang lain atas kesalahan anda tersebut. Tetap fokus dan santai akan apa yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki keadaan. Dengan sikap tersebut, atasan anda tentu akan lebih menghargai anda karena sikap yang menunjukkan tanggung jawab tersebut. Jangan khawatir, kita semua pasti pernah membuat kesalahan, jadi jangan terlalu keras pada diri anda sendiri.

4. JANGAN PASANG BENTENG

Sama seperti poin 1, saat atasan mengkritik anda, jangan langsung pasang benteng atau bersikap defensif. Memang sulit apalagi jika anda tidak menyukai orang tersebut, tetapi coba benar-benar dengarkan apa yang mereka katakan. Itulah pentingnya bagaimana mengendalikan emosi di tempat kerja.

5. JANGAN GAMPANG TERSINGGUNG

Salah satu emosi yang paling sering ditunjukkan oleh sebagian orang saat mendapatkan kritik adalah merasa tersinggung. Tersinggung hanya akan memperburuk kinerja, karena pemikiran anda yang menyangkutpautkan dengan perasaan alih-alih profesionalitas kerja. Cobalah untuk mengendalikan emosi anda dan fokus pada apa yang orang katakan. Apakah mereka hanya membuat komentar yang jahat atau mereka benar-benar mencoba untuk membantu meningkatkan kualitas kerja anda.

6. JANGAN MENYIMPAN DENDAM

Terakhir jangan simpan dendam saat atasan mengkritik pekerjaan anda. Merespon dengan kesal atau marah hanya akan menghasilkan kinerja yang buruk pada pekerjaan anda di masa depan. Tingkatkan performa anda dengan kritik-kritik yang telah diberikan.

Menghadapi kritik memang tidak mudah, apalagi jika sang pemberi kritik adalah seseorang yang umurnya jauh di bawah anda. Tetapi profesionalitas kerja itu sangat penting, sehingga tetaplah fokus dan berfikir logis saat menerima kritik di tempat kerja.

Baca Juga:

Trik Menyiasati Gaji yang Kecil

Rekrutmen Kerja PT. Ajinomoto Indonesia untuk Lulusan Sarjana (S1)

Tips Kerja Dalam Menghadapi Atasan Lawan Jenis yang Terlalu "Ramah"
·

Saturday, September 12, 2015

TRIK MENYIASATI GAJI YANG KECIL

trik menyiasati gaji yang minim, tips menyiasati gaji yang rendah

SUDAHKERJA.COM - Mencari pekerjaan dengan pendapatan yang diinginkan memang tidak mudah. Mendapatkan pekerjaan saja sudah untung, apalagi masalah gaji pasti ada kenaikan gaji setiap tahunnya, begitu pikir kebanyakan orang. Namun bagaimana anda harus menyiasati kekurangan tersebut sampai hari kenaikan gaji tiba? Berikut ini SUDAHKERJA.COM akan memberikan ulasan mengenai TIPS dan TRIK UNTUK MENYIASATI GAJI YANG MINIM.

trik-menyiasati-gaji-yang-kecil
5 Trik Menyiasati Gaji yang Minim
(Image Source: 
http://www.independent.ie/)

TRIK MENYIASATI GAJI YANG KECIL

1. BUATLAH ANGGARAN DANA YANG REALISTIS

Untuk menyiasati gaji yang terlalu minim, anda dapat membuat anggaran dana bulanan. Tuliskan hal-hal utama yang harus anda bayarkan terlebih dahulu, seperti membayar berbagai tagihan. Sedangkan untuk biaya makan atau sehari-hari, usahakan dapat anda tekan atau cari yang paling murah menyesuaikan dengan dana yang tersisa. Anggaran dana yang telah anda buat ini pun harus anda patuhi supaya rencana keuangan anda tidak berantakan jadinya.

2. SEKAMAR BERDUA ATAU SEWA KONTRAKAN BERSAMA TEMAN

Untuk menghemat biaya kontrakan atau kos, anda dapat mengajak teman anda untuk menyewa kontrakan bersama-sama atau berbagi kamar dalam satu kos. Lebih baik lagi jika anda dapat mengajak lebih dari 5 kawan anda untuk menyewa 1 kontrakan sehingga harga sewa lebih murah dibandingkan anda harus membayar sendiri. Dengan menghemat biaya tempat tinggal tersebut, anda dapat mengalokasikan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan anda yang lain.

3. JUAL KEAHLIAN ANDA

Selama masa pendidikan yang anda jalani, tentunya anda telah mendapatkan keahlian atau keterampilan dari sekolah atau kampus anda sebelumnya. Misalnya, anda dapat memperbaiki komputer. Tawarkan jasa tersebut kepada teman anda yang membutuhkan bantuan, dan berikan harga yang sesuai dan sepantasnya. Dengan begitu anda mendapatkan penghasilan tambahan dari keahlian anda.

4. MENANAM SENDIRI

Jangan salah sangka, dengan menanam tanaman tertentu, anda dapat membuatnya menjadi lauk makan anda sehari-hari yang tentunya dapat menghemat pengeluaran anda. Menanam dan merawat tanaman cukup mudah kok, anda dapat browsing di search engine dan mendapatkan tips dan trik cara menanam sayuran dengan mudah.

5. PENGHASILAN TAMBAHAN

Kurang lebih sama dengan point 3 yang telah dibahas sebelumnya, tetapi anda dapat mencoba untuk mencari penghasilan tambahan dengan berbagai cara. Misalnya bekerja secara part-time, mengikuti bisnis atau pekerjaan yang tidak mengikat waktu, menjadi freelance pada bidang yang anda kuasai, dan menjadi reseller dari lapak teman anda.

Selamat mencoba.


Baca Juga:

Jangan Gunakan Kata Ini Bila Diberi Tugas oleh Atasan

Rekrutmen Kerja PT. ASTRA HONDA MOTOR (AHM) untuk Lulusan Diploma 3 (D3)

Tips Mencari Kerja di Usia 40 Tahun
·

Thursday, September 10, 2015

JANGAN GUNAKAN KATA INI BILA DIBERI TUGAS OLEH ATASAN

tips kerja cerdas dalam menerima tugas/ pekerjaan dari atasan

SUDAHKERJA.COM- Diberi tugas oleh atasan memang membuat anda kerepotan apalagi tugas yang anda sendiri juga masih belum selesai.

jangan-gunakan-kata-ini-bila-diberi-tugas-oleh-atasan

Namun percayalah bahwa ketika anda mengambil tugas tersebu anda telah menjadi orang yang bisa diandalkan oleh atasan anda.

Mungkin tugas tersebut bisa jadi merupakan latihan buat anda sehingga ketika sudah berada pada posisi/ jabatan yang sama maka anda sudah mampu dan tidak merasa kikuk terhadap tugas tersebut.

Tetapi ada satu kata yang sangat dilarang untuk dikatakan ke atasan pada saat anda diberikan tugas.

Dilansir dari liputan6.com mengatakan bahwa perkataan "akan saya usahakan" atau "akan saya coba" sangat tidak disarankan untuk anda gunakan.

Perkataan ini mengandung arti bahwa anda memang tidak bisa mengerjakan tugas tersebut serta tidak bisa memenuhi deadline tugas tersebut.

Selain itu melalui perkataan tersebut anda juga memberitahukan pada atasan bahwa anda meragukan kemampuan yang anda miliki.

Oleh karena itu yang harus anda katakan seharusnya "oke. akan segera saya selesaikan" atau "Hasilnya akan saya serahkan pada jam 4 sore"

Bila anda memang tidak mampu menyelesaikan berdasarkan waktu yang ditentukan oleh atasan anda maka sebaiknya memintalah tambahan waktu pengerjaan sambil mencari cara tercepat untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Baca juga:

10 Tips Cara Membangun Hubungan yang Baik Dengan Atasan

Tips menghadapi atasan yang terlalu ramah

Karir: Dimulai dari mimpi!
·

PERTANYAAN CERDAS YANG BISA ANDA TANYAKAN SAAT AKHIR WAWANCARA

tips sukses interview/ wawancara kerja

SUDAHKERJA.COM- Sering kali dalam akhir wawancara para kandidat pekerja diberikan sesi atau waktu untuk bertanya oleh pewawancara.

pertanyaan-cerdas-yang-bisa-anda-tanyakan-saat-akhir-wawancara

Beberapa kandidat pekerja biasanya tidak mengajukan pertanyaan dan memilih untuk segera mengakhiri percakapan tersebut karena tidak tahu pertanyaan apa yang akan dilontarkan.

Ada juga kandidat pekerja yang takut salah bila memberikan pertanyaan sehingga pertanyaan yang diberikan kurang 'greget'.

Padahal dalam sesi tersebut sebenarnya mereka ingin melihat keaktifan dan potensi anda lebih jauh.

Jika anda tidak memanfaatkan dengan baik maka poin tambahan akan berlalu begitu saha, jadi sangat sayang bukan bila dilewatkan.

Berikut ini beberapa pertanyaan yang cerdas untuk kamu gunakan bila diberikan waktu oleh pewawancara.

7 PERTANYAAN CERDAS UNTUK SESI AKHIR WAWANCARA


Tantangan apa saja yang ada diposisi ini?

Jika mereka tidak dapat memberikan jawaban maka hal ini akan menjadi PR besar. Bila mereka mampu memberikan jawaban maka hal ini akan menjadi masukan yang sangat penting bagi anda.


Apa yang dilakukan oleh pekerja sebelumnya untuk bisa sukses pada posisi ini?

Kesan dari pertanyaan ini adalah anda ingin melihat serta mengukur sebuah kesuksesan yang sudah pernah terjadi.


Apakah ada perasaan keraguan terhadap kualifikasi saya?

Pertanyaan ini menunjukkan bahwa anda adalah seorang pribadi yang terbuka, mau menerima koreksi dari orang lain serta ingin memperbaiki kualitas diri anda.


Prioritas utama pada posisi ini apa saja?

Pertanyaan ini akan memperlihatkan anda seorang yang fokus untuk mencapai kesuksesan dan juga menimbulkan kesan yang baik dimata pewawancara.


Contoh apa saja yang bisa anda berikan untuk bisa bekerja sama dengan atasan diposisi ini?

Jawaban dari pertanyaan ini akan membantu anda mengetahui bagaimana para karyawan diperlakukan dan juga kemampuan lainnya untuk bisa menunjang komunikasi dengan calon atasan anda.

Apa nilai yang paling berharga dan sangat dihargai oleh perusahaan ini?

Pertanyaan ini menunjukkan diri anda seorang yang sangat bertanggung jawab. Informasi mengenai nilai yang berharga dan dihargai oleh perusahaan nantinya akan menunjang karir anda.


Apakah posisi ini bisa berubah sewaktu-waktu?

Pewawancara akan memberitahukan informasi mengenai posisi ini walau ada kemungkinan sangat besar anda untuk di-rolling/ ditukar ke suatu posisi lainnya.

Baca tips lainnya:

10 tips sukses menghadapi wawancara dengan direksi

Pengaruh tatapan mata saat wawancara kerja

3 langkah terbaik agar negosiasi gaji anda sukses

Cara Simpel Mengusir Kegugupan Saat Wawancara Pekerjaan

Kalimat Ajaib Untuk Menjelaskan Minat Anda Saat Interview
·