tips menghadapi interview, tips lolos interview, tips lolos wawancara dengan direksi
SUDAHKERJA.COM - Pada beberapa perusahaan biasanya ada yang mengadakan dua sesi wawancara. Yang pertama wawancara oleh bagian HRD, kemudian jika lolos tes wawancara pertama akan berlanjut ke wawancara kedua, yang biasanya dilakukan oleh direksi/kepala divisi/staf senior selain divisi HRD. Supaya lancar untuk menjalankan interview sesi kedua, cek beberapa tips berikut ini:
![]() |
| 10 Tips Sukses Menghadapi Wawancara dengan Direksi |
10 TIPS SUKSES MENGHADAPI WAWANCARA DENGAN DIREKSI
1. REVIEW WAWANCARA PERTAMA
Jika kamu mendapatkan panggilan untuk mengikuti tes interview kedua, pasti hasil wawancara pertamamu dinilai baik sehingga kamu diloloskan ke sesi berikutnya. Dari hal tersebut, kamu bisa mempelajari apa yang telah kamu sampaikan pada wawancara pertama, seperti contoh-contoh yang telah kamu berikan dan kemampuan yang kamu tonjolkan. Cari tahu apa yang membuat pewawancara sebelumnya terkesan. Jadikan informasi tersebut sebagai amunisi dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan di interview kedua.2. CARI TAHU INFORMASI MENGENAI PEWAWANCARA DI INTERVIEW KEDUA
Sebelum memasuki wawancara sesi kedua, tanyakan terlebih dahulu pada pihak HRD, siapa dan apa jabatan mereka yang akan mewawancari kamu di sesi kedua. Cari informasi mengenai mereka dengan melihat profil di LinkedIn atau media sosial lainnya untuk mendapatkan gambaran apa saja yang mereka kerjakan di perusahaan tersebut, bahkan almamater saat sekolah dulu. Dari hal tersebut, jika mendapatkan kesamaan denganmu, kamu bisa menggunakannya sebagai pemecah ketegangan saat wawancara berlangsung.3. DESKRIPSI PEKERJAAN
Jika kamu telah mendapatkan gambaran deskripsi pekerjaan pada wawancara pertama, saat wawancara kedua adalah saat yang tepat bagaimana kamu menunjukkan bahwa kamu tepat untuk pekerjaan tersebut. Caranya adalah dengan memberikan contoh bagaimana keahlian dan pengalamanmu dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan perusahaan dalam posisi tersebut.4. MENGERTI DIVISI KERJA
Selain keahlian yang diperlukan dalam suatu posisi kerja, kamu juga perlu mengerti tentang kebutuhan divisi pekerjaan yang akan dimasuki. Dalam wawancara kedua, tunjukkan bahwa kemampuan dan latar belakang pendidikan yang kamu dapatkan bisa membuat divisi tersebut sukses. Jangan malas untuk melakukan riset mengenai perusahaan dan bidang industri mereka.5. BERTANYA MENGENAI PENDAHULU
Cari tahu juga mengenai karyawan yang sebelumnya mengisi posisi yang sedang kamu lamar. Kalau dia dipromosikan karena perkembangan perusahaan, artinya itu pertanda bagus. Berarti bisnis yang sedang dijalankan perusahaan sedang baik dan pihak perusahaan mempercayai karyawan mereka. Namun jika pendahulumu hanya bekerja sebentar saja, kamu boleh sedikit khawatir akan kesehatan perusahaan tersebut.6. SIAPKAN PERTANYAAN BARU
Pada wawancara kedua ini, sebaiknya kamu menyiapkan pertanyaan yang berbeda dengan yang kamu tanyakan saat wawancara pertama. Pertanyaan yang baik menunjukkan pengetahuanmu mengenai perusahaan dan tingkat interest akan posisi yang dilamar.7. SIAPKAN JAWABAN YANG TEPAT
Sama halnya dengan wawancara pertama, siapkan juga jawaban atas berbagai pertanyaan yang mungkin diajukan di sesi kedua. Pada sesi kedua, biasanya pewawancara akan bertanya mengenai kemampuan, pengalaman kerja, dan pencapaian sebelumnya. Berikan jawaban dengan contoh yang konkrit mengenai kemampuan dan pengalamanmu sebelumnya yang dapat membantumu dalam meraih pencapaian yang baik.8. MEMINTA KARTU NAMA
Jika memungkinkan, mintalah kartu nama atau minimal alamat e-mail dari sang pewawancara supaya kamu dapat mengirimkan ucapan terima kasih kepada mereka.9. LATIHAN
Sama halnya dengan wawancara pertama, sebaiknya kamu juga berlatih untuk wawancara kedua. Kamu dapat berlatih dengan menggunakan cermin, atau meminta bantuan kepada teman dan keluarga.10. MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
Setelah menyelesaikan wawancara, jangan lupa ucapkan terimakasih saat memberikan salam kepada pewawancara. Kemudian kirimkan juga ucapan terima kasih, misalnya melalui e-mail. Dalam e-mail tersebut, berikan juga penekanan bagaimana kamu berminat untuk bergabung dan berkontribusi untuk perusahaan.Sukses Job Hunters!
Baca Juga:
Ikuti 3 Langkah Berikut Supaya Negosiasi Gaji Anda Sukses!
Trik Sederhana untuk Mengusir Kegugupan Saat Wawancara Kerja
Pewawancara Tidak Suka pada Anda? Ini Dia Tanda-Tandanya!
